Dorking adalah pemanfaatan operator Google untuk mencari informasi
secara mendetail di Google. Kalau kurang awam dengan istilah DORK ini,
di dunia SEO beberapa orang menyebutnya dengan footprint, biarpun ini
sebenarnya istilah yang berbeda.
Peringatan!!
Jangan gunakan dork untuk melakukan hal-hal yang dilarang.
Jangan gunakan dork untuk melakukan hal-hal yang dilarang.
Apa Yang Akan Dipelajari
- Operator Google
- Penggunaan Operator Google
- Mengecek Tingkat Kompetisi Keyword Dengan Dorking
- Melakukan Riset Keyword Dengan Dorking
- Mencari Backlink Dengan Dorking
Operator Google
Ketika mencari suatu keyword di Google, jarang sekali kita
menggunakan operator-operator Google, padahal penggunaan operator
ditambah dengan imajinasi kita, akan menghasilkan tool yang sangat
powerfull, dimana kita bisa mencari apapun hanya lewat Google.
Ini beberapa operator Google yang dapat kita gunakan:
1. “” dengan menggunakan tanda petik dua ini, artinya Google akan mencari kata/kalimat yang ada didalam tanda petik dua tersebut secara keseluruhan. Misal keyword diet pills, bila tanpa tanda petik dua ini, Google akan mencari kata diet, pills, dan diet pills. Tapi bila menggunakan tanda petik dua, Google akan mencari kata diet pills.
1. “” dengan menggunakan tanda petik dua ini, artinya Google akan mencari kata/kalimat yang ada didalam tanda petik dua tersebut secara keseluruhan. Misal keyword diet pills, bila tanpa tanda petik dua ini, Google akan mencari kata diet, pills, dan diet pills. Tapi bila menggunakan tanda petik dua, Google akan mencari kata diet pills.
2. – digunakan untuk menghilangkan
kata/kalimat/keyword dibelakang operator tersebut. Misal kita ingin
mencari backlink dari situs yang related dengan “diet pills” tapi kita
tidak ingin ada kata danger dihasil pencarian, maka kita bisa
menggunakan keyword “diet pills” -danger.
3. | operator OR alias Atau. Misal kita ingin mencari keyword SEO
atau SEM, kita bisa menggunakan operator ini, SEO | SEM. Maka Google
akan mengeluarkan hasil pencarian website yang mempunyai kata SEO atau
SEM didalamnya.
4. * digunakan sebagai wildcard. Alias mencari apapun. Misal, kita
ingin membeli baju bayi di daerah Jakarta. Kita bisa memasukan keyword
“* baju bayi * jakarta *”.
5. site digunakan untuk mencari spesifik
site. Misal: site:gov, Google akan mengeluarkan hasil pencarian
situs-situs dengan ekstensi .gov.
6. filetype digunakan untuk mencari tipe file
spesifik. Misal, kita ingin mencari file pdf yang temanya SEO, kita bisa
menggunakan kata kunci filetype:pdf “seo for dummies”.
7. intitle digunakan untuk mencari title dari suatu website yang mengandung keyword tertentu. Misal, intitle:”pakar seo”.
8. inurl digunakan untuk mencari url dari suatu website yang mengandung keyword tertentu. Misal, inurl:”pakar seo”.
9. intext digunakan untuk mencari text dari suatu website yang mengandung keyword tertentu. Misal, intext:”pakar seo”.
Apa Saja Yang Bisa Dilakukan Google Dorks ?
Kita bisa mencari apapun dengan menggunakan Google Dorks ini, seperti
mencari file atau dokumen, mencari file database dari sebuat situs,
mencari user admin, dan bisa juga kita gunakan untuk mencari backlinks
untuk memperkuat Off Page situs kita. Google Dorks bisa kita manfaatkan
untuk mengecek tingkat kompetisi dari suatu keyword, mencari backlink,
riset keyword, dan bahkan masuk kedalam sistem website lain. Satu
persatu akan saya bahas disini.
Mengecek Tingkat Kompetisi Suatu Keyword
Selain dengan menggunakan Larry’s Priority (baca disini apa itu
Larrys’ Priority), kita juga bisa menggunakan Google Dorks untuk
mengecek tingkat kompetisi suatu keyword yang sudah kita riset
sebelumnya. Caranya adalah dengan menggunakan operator “”. Misal untuk
keyword “jasa seo”.
1. Broad Match. Ketika menggunakan broad match,
keyword jasa seo menghasilkan 625.000 hasil pencarian. Karena Google
membaca masing-masing kata, jasa, seo, dan jasa seo.
2. Exact Match. “Jasa SEO”, menghasilkan 609.000
hasil pencarian. Menggunakan operator “” akan menghasilkan exact match,
dimana Google akan membaca kalimat yang berada didalam tanda “” sebagai
satu kesatuan.
3. Allintitle. Allintitle:jasa seo, menghasilkan
341.000 hasil pencarian, karena Google hanya akan membaca situs yang
mempunyai title “jasa seo” saja.
Melakukan Riset Keyword
Sangat jarang mungkin webmaster yang menggunakan dorking untuk
melakukan riset keyword. Padahal, dengan dorking dan Google Keyword
Planner, kita sudah dapat melakuka riset keyword, atau lebih tepatnya
mengintip keyword yang dikejar pesaing kita. Misal, kita ingin mengejar
niche resep makanan. Kita bisa mengetikan dorking seperti ini misalnya:
makanan, “cara membuat *”
atau bila kita ingin mengintip keyword yang dikejar salah satu kompetitor kita, kita bisa memanfaatkan dorking berikut:
site:namadomain niche/general keyword *
Contohnya:
site:resepcara.com resep *
Kalau sudah melihat, kita bisa cek kata kunci-kata kunci tersebut di
Google Keyword Planner untuk melihat jumlah pencarian perbulannya.
Mencari Backlink
Doorking merupakan salah satu tool paling powerfull untuk mencari
backlink. Dengan memanfaatkan kombinasi operator basic Google, kita bisa
mendapatkan backlink yang bisa kita tanam di website kita.
Misal kita mencari backlink dari guest post, kita bisa menggunakan dorking sederhana ini:
-site:wordpress.com +”write for us” “niche”, maksud
dari dorking ini adalah saya ingin mencari di semua website, kecuali
website dengan akhiran wordpress.com, dan mengandung kata “write for us”
dimanapun, dengan niche tertentu. Misalnya:
-site:wordpress.com +”write for us” “game”
Ada banyak sekali dorking-dorking yang bisa dimanfaatkan untuk
mencari backlink. Cukup dengan kombinasi operator tertentu, dan
imajinasi kita, maka kita akan mempunyai database backlink yang tidak
terbatas.
/register “made with pligg cms” dapat digunakan untuk mencari social bookmark Pligg.
/signup “powered by jcow” dapat digunakan untuk mencari social bookmark Jcow.
Kunci dalam menggunakan dorking untuk mencari backlink adalah
imajinasi kita. Mulai dari mencari backlink yang berasal dari .edu,
.gov, high authority sites, blog comment, social bookmark, dan lainnya,
semuaya bisa dilakukan dengan menggunakan dorking. Ada banyak sekali
dorking yang bisa dimanfaatkan, dan setiap orang biasanya mempunyai
dorking yang berbeda, walupun maksud dan tujuannya sama.
Sengaja saya tidak mencontohkan banyak dork, karena saya ingin
pembaca situs saya ini belajar membuat dork sendiri, dan dengan style
sendiri. *evil laughs*
Summary
Dengan memanfaatkan dorking, informasi apapun selama tersedia secara
umum atau dapat diakses publik, bisa kita dapatkan. Termasuk didalamnya
adalah file-file atau informasi-informasi yang sifatnya confidential.
Dorking juga sangat membantu kita, para webmaster untuk melakukan
hal-hal yang berhubungan dengan SEO.
Yang saya tulis disini hanya dorking yang bersifat basic saja, karena
sebenarnya kunci menggunakan dorking adalah imajinasi kita. Atau
seperti yang opa Einstein bilang,




Posting Komentar